Wasev Binter Terpadu, Berikan Wasbang Kepada 450 Pelajar SMK Muhammadiyah Kajen

Advertisemen
Pekalongan - Sebanyak 450 pelajar dari SMK Muhammadyah Kajen mendapatkan materi Wawasan Kebangsaan dan bela negara dari Kodim 0710/Pekalongan dan Tim Pengawas dan evaluasi ( Wasev ) Korem 071/Wijayakusuma, Kamis (14/11).

Kegiatan Wawasan Kebangsaan tersebut dalam rangka Binter Terpadu Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2019 yang merupakan program kerja TNI-AD dalam membantu proses percepatan pembangunan pemerintah daerah agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat khususnya di pedesaan.

Dalam sambutannya, dihadapan 450 pelajar SMK Muhammadiyah Kajen tersebut, Letkol Inf. Sapto Broto selaku Ketua tim Wasev mengatakan bahwa saat sekarang ini banyak generasi muda yang terjerumus dalam hal - hal yang sifatnya negatif. "Sebagai contoh terlibat tawuran, narkoba, pergaulan bebas, suka kehidupan hura-hura dan lain sebagainya". jelasnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, diharapkan para pelajar untuk memperhatikan dan mendengarkan materi wawasan kebangsaan yang akan disampaikan sehingga nantinya mereka mengerti betul apa yang seharusanya dilakukan sebagai generasi muda dan menambah wawasan mereka tentang arti bela negara yang sesungguhnya.

Sementara itu H.Sutono selaku Pendiri SMK Muhammadiyah Kajen sekaligus mewakili Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dari Korem 071/WK dan dari Kodim 0710/Pekalongan yang telah hadir untuk memberikan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan kepada para pelajar SMK Muhammadiyah Kajen sehingga nantinya dapat menumbuhkan sikap patriotisme, nasionalisme, dan tentunya cinta tanah air.

"Karena selama ini mereka diisi otaknya dengan pelajaran umum namun tidak diisi dengan akhlak kebangsaannya",ungkap Sutono.

Dia berharap kegiatan wawasan kebangsaan tidak hanya temporer namun diadakan setiap semester sehingga mereka benar-benar cinta kepada tanah airnya, bangsanya serta menghargai jasa-jasa para pahlawan dan pejuang yang telah mendahului kita.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara ini mereka menjadi penerus bangsa yang cinta tanah air kemudian juga benar - benar melindungi NKRI bukan hanya sekedar lipsing tetapi jiwa mereka benar - benar merah putih yang ada di dadanya yang siap untuk menghadapi siapapun yang akan merusak citra NKRI", pungkasnya.
Advertisemen