Rumah Terendam Banjir, Ratusan Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Advertisemen
Kota Pekalongan – Bintara Pembina Desa(Babinsa) sebagai ujung tombak satuan TNI AD harus selalu menjadi garda terdepan dalam menghadapi segala permasalahan yang ada di wilayah binaannya.
Seperti halnya yang ditunjukan Babinsa Koramil 01/Pekalongan Barat Serda Muhtarom pada sabtu (8/2), saat wilayah binaannya mengalami bencana alam banjir.
Diketahui hujan deras yang mengguyur wilayah pantura Kota Pekalongan Jawa Tengah dari Jumat(7/2/2020) hingga Sabtu (8/2/2020) pagi membuat Sungai Meduri dan Bremi meluap. Ribuan rumah di Kelurahan Tirto, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan terendam banjir dengan ketinggian 50-70 cm.
Dikatakan Serda Muhatrom, wilayah paling parah terdampak banjir adalah di perumahan sekitar bantaran sungai Bremi, sehingga membuat ratusan warga terendam banjir hingga 70 cm dan ratusan warga harus mengungsi.
“ Akibat hujan lebat, sungai Bremi dan dan Meduri meluap, sehingga merendam ratusan rumah warga di kelurahan tirto terendam,”jelas Muhtarom.
Saat ini tercatat masih ada 372 orang terbagi di beberapa Lokasi Pengungsian antara lain, Masjid Al Karomah 292 orang, Musholla Al Ihsan 30 orang dan Musholla Al Fatah 50 orang,”imbuhnya.
Lanjutnya, sudah ada bantuan logistik baik itu makan, pampers bayi, selimut hingga matras untuk pengungsian.

“ Bantuan sudah ada, dan kita terus pantau keadaan warga yang berada di pengungsian sekaligus memberi himbauan untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan terhadap semua barang bawaan,”pungkasnya.(Rus)
Advertisemen